Senin, 19 Maret 2018

Komunikasi Bisnis (Perusahaan dengan Ruang Lingkupnya)

Assalamu'alaikum Warohmaullahi Wabarokatu.

   Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT ang telah memberikan kita ilmu berfikir sehingga pada kesempatan kali ini saya telah menyelesaikan salah satu tugas saya di kampus, sholawat serta salam marilah kita curah limpahkan kepada junjungan kita semua nabi besar umat islam baginda Rasulullah Muhammad SAW kepada beliau, keluarga, para sahabat dan entunya kita sebagai umatnya yang insyaAllah selalu istiqomah pada ajarannya.


   Pada blog kali ini yaitu pembahasan tentang Komunikasi Bisnis lebih tepatnya lagi akan membahas tentang "Komunikasi Bisnis (Perusahaan dengan Ruang Lingkupnya)" semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat membaca.


Komuniakasi Bisnis (Perusahaan dengan Ruang Lingkupnya)
1.     Definisi Komunikasi Bisnis
Djoko Purwanto : Komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencangkup berbagai macam bentuk komunikasi, baik itu verbal maupun non-verbal guna mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut Philip : komunikasi bisnis adalah suatu kegiatan manusia yang ditujukan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui peroses pertukaran.

2.     Tujuan Komunikasi Bisnis
·         Memberi Informasi (Informing)
Memberikan informasi seputar dunia bisnis terhadap pihak lain. Contoh, jika seorang pimpinan perusahaan ingin memperoleh pegawai yang diharapkan, maka ia akan memasang iklan melalui media. Dalam hal ini terdapat kelebihan dan kekurangan pada setiap media, oleh karena itu harus pintar-pintar memilih mana media yang paling tepat.

·         Memberi Persuasi (Persuading)
Persuasi diberikan kepada pihak lain agar apa yang disampaikan bisa dipahami dengan benar. Hal seperti ini sering dilakukan terutama pada hubungan akan penegasan konfirmasi pesanan pelanggan, dengan tujuan supaya kedua belah pihak mendapatkan tidak ada yang dirugikan dan mendapatkan manfaatnya.

·         Melakukan Kolaborasi (Collaborating)
Bekerja sama dengan pihak lain atau yang biasa disebut dengan kolaborasi ini memudahkan seseorang dalam melakukan kerja sama bisnis.
Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi, seseorang bisa menggunakan berbagai macam media telekomunikasi seperti telepon seluler dan media sosial dll. Teknologi komunikasi sangatlah penting untuk mempererat dalam kerja sama bisnis.

3.     Manfaat Komunikasi Bisnis
Manfaat dari komunikasi bisnis terbagi menjadi dua, manfaat internal dan manfaat eksternal.
·         Manfaat Internal
Komunikasi yang efektif di dalam perusahaan dapat menunjang karir eksekutif perusahaan. beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam mempromosikan suatu jenjang karir eksekutif supaya proses komunikasi berjalan dengan baik yaitu : Kemampuan manajemen, memiliki ambisi untuk maju, kepercayaan diri, kemampuan bekerja keras, kmampuan mengambil keputusan yang tepat, latar belakang akademis, kemampuan berkomunikasi efektif serta berpenampilan menarik.
·         Manfaat Eksternal
Menjalin komunikasi bisnis yang baik dengan pihak ketiga akan berdampak positif dengan keberhasilan bisnis dan upaya membangun citra perusahaan di mata masyarkat. Komunikasi bisnis yang baik tentu akan membawa dampak baik bagi peningkatan keberhasilan bisnis perusahaan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
4.     Unsur-unsur yang membentuk Komunikasi Bisnis
Berikut ini akan Pakar Komunikasi paparkan unsur – unsur komunikasi yang memiliki peran penting dalam keberhasilan sebuah proses komunikasi.
·         Komunikator : Komunikator merupakan unsur komunikasi yang bertindak sebagai penyampai pesan. Komunikator merupakan sumber informasi bagi komunikan. Sehingga bagaimana komunikator mendeliver sebuah pesan sangat mempengaruhi keberhasilan komunikasi 
·         Komunikan : Komunikan merupakan penerima pesan, pihak yang menjadi sasaran komunikasi. Target yang ditentukan oleh komunikator untuk menerima pesan yang disampaikannya. Komunikan bisa seorang indivisu, kelompok, organisasi atau lainnya.
·         Media : Media komunikasi merupakan sarana atau saluran yang digunakan oleh komunikator untuk menyampaikan sebuah pesan. Dalam berkomunikasi, pesan akan diterima oleh pancaindra manusia baru selanjutnya diproses dalam pikirannya dan kemudian menghasilkan sebuah feedback.
·         Pesan : Pesan merupakan ide, informasi atau berita yang ingin disampaikan komunikator kepada komunikan. Pesan disini bisa berupa kata-kata, tulisan, gambar atau lainnya.
·         Feedback : Feedback atau umpan balik merupakan respon yang diberikan komunikan untuk menanggapi pesan yang telah diterimanya dari komunikator. Sama seperti keempat unsur komunikasi yang telah disebutkan sebelumnya, feedback memegang peranan penting dalam tercapainya tujuan komunikasi.

5.     Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Konsumen, Investor, Supplier, Pemerintah serta Sumber Daya Manusia
A.   Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Konsumen
1.      Surat Penjualan Produk
Penawaran produk atau jasa kepada pihak lain merupakan hal yang wajar di dalam dunia bisnis. Surat persuasif dapat digunakan untuk menjual produk tersebut. Isinya mungkin akan lebih banyak kepada hal-hal yang sifatnya promotif. Namun hal ini juga cukup efektif untuk diterapkan. Bentuk surat akan lebih banyak menawarkan apa saja keunggulan produk dan ajakan untuk menggunakannya.

2.      Pengenalan Produk
Pengenalan Produk dilakukan dengan cara memberikan sentuhan emosional terhadap produk yang dijual seperti adanya suatu reward (penghargaan) kepada konsumen yang loyal, reward tersebut dapat berupa hadiah,  cinderamata atau lainnya.
Pengenalan produk dengan cara menjelaskan manfaat produk yang dijual, sesuai dengan keinginan pelanggan (customer), keinginan tersebut dapat berupa penjelasan bahwa produk tersebut akan sangat berguna untuk kepentingan perusahaan, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok tergantung jenis produk yang ditawarkan.

3.      Apabila ada Komplain Pelanggan Perusahaan harus memberikan :
o   Jadilah Pendengar yang Baik un1tuk Meredakan Emosi Pelanggan
o   Tunjukkan Empati
o   Segera Berikan Solusi yang Cerdas dan Tepat
o   Ambil Keberanian untuk Bertanggung Jawab atas Komplain
o   Lakukan Tindakan untuk Mengobat Kekecewaan Pelanggan 2
o   Bersikaplah Luwes, Jangan Kaku
o   Catat Semua Komplain sebagai Bahan Evaluasi
o   Berdayakan Semua Karyawan untuk Dapat Mengatasi Komplain dengan Baik

B.     Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Investor
1.      Surat Permohonan Investasi
Kerja sama antar pelaku bisnis bisa berupa investasi. Permohonan investasi ini juga bisa menggunakan surat persuasif. Bahasa-bahasa yang digunakan masih mengutamakan bahasa formal yang profesional. Di dalamnya juga akan tertera ajakan-ajakan tertentu yang memungkinkan pelaku bisnis untuk bisa menarik investasi. Dalam surat ini biasanya juga akan ditunjukkan keuntungan-keuntungan apa saja yang bisa didapatkan pihak lain pada saat bergabung untuk berinvestasi.

2.      Promosi terhadap Investor
Manajemen kami menawarkan akses melalui pertemuan individu atau kelompok dan conference call. Kami mengembangkan dan menjaga hubungan baik dengan para analis karena mereka memegang peranan penting dalam menginformasikan dan mengedukasi komunitas investor. 

C.     Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Supplier
1.      Surat Kerjasama bisnis
Perusahaan atau lembaga bisnis lainnya akan menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan bisnisnya. Surat persuasif juga bisa digunakan untuk menjalin hubungan kerja sama ini. Tentu saja ini akan disesuaikan dengan bagaimana tujuan dari kerja sama yang akan dicapai dalam perusahaan tersebut.

D.    Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Pemerintah
1.      Regulasi Terhadap Produk Impor
Setiap negara mempunyai kekuasaan terhadap produk yang dijual dinegaranya. Contoh: Mainan yang diproduksi diluar negri tapi dijual di Amerika haruslah memenuhi standar keaman yang berlaku seperti halnya yang berlaku bagi industri sejenis yang berasal dari dalam negri.

2.      Regulasi Terhadap produk Ekspor
Pemerintah mempunyai kepentingan untuk mengetahui apakah produk-produk bisnis di ekspor keseluruh dunia. Pemerintah pusat memperhatikan produk yang “dibuat Di Amerika” merupakan produk berkualitas bagus. Perusahaan Amerika kadang-kadang mengekspor produknya ke suatu negara yang dilarang oleh negara (Amerika) untuk melakukan transaksi penjualan karena masalah keamanan. 

3.      Regulasi Pemerintah Terhadap Bisnis
Regulasi adalah cara utama mendapatkan kebijakan publik. Karena pemerintah beroperasi pada banyak tingkatan (pusat, povinsi, kabupaten), bisnis modern menghadapi sejumlah regulasi yang komplek. Masyarakat mengandalkan pemerintah untuk menetapkan aturan tingkah laku atau regulasi untuk masyarakat dan organisasi.

4.      Regulasi terhadap Pajak
Satu hal yang penting dari kebijakan publik berkaitan langsung dengan ekonomi. Kebijakan fiskal mengacu pada pola perpajakan dan pengeluaran yang dimaksudkan untuk menstimulasi atau mendukung ekonomi. Pemerintah mengeluarkan uang pada banyak aktifitas yang berbeda. Pemerintah daerah mempekerjakan guru, pengumpul sampah, polisi, dan pemadam kebakaran. Pemerintah provinsi mengeluarkan banyak uang untuk jalan, layanan sosial, dan lahan parkir. Pemerintah pusat mengeluarkan uang untuk pertahanan militer, hubungan internasional, dan ratusan proyek pekerjaan publik.

E.     Contoh Komunikasi Bisnis Perusahaan dengan Sumber Daya Manusia
1.      Surat Pendidikan dan Pelatihan
Dalam suatu bisnis, kadang-kadang pengembangan di dalamnya membutuhkan suatu pendidikan dan pelatihan. Surat persuasif bisa digunakan untuk mengajukan pendidikan dan pelatihan ini pada lembaga lain. Ini bisa menunjang proses bisnis menjadi lebih berkembang dengan progresif. Surat persuasif biasanya juga cukup efektif untuk mengajukan pendidikan dan pelatihan bagi perkembangan bisnis tersebut.
2.      Komunikasi sesama direktur.
3.      Komunikasi sesama supervisor.
4.      Komunikasi sesama manajer.
5.      Komunikasi sesama staff.
6.      Komunikasi sesama kepala departemen.
7.      Komunikasi sesama ketua tim.
8.      Komunikasi sesama project manager.
9.      Komunikasi sesama administrator

Semoga Bermanfaat......









Minggu, 19 November 2017

Kerangka Berfikir dalam Membina Relasi untuk Kerjasama Usaha

Assalamu'alaikum Warohmaullahi Wabarokatu.

   Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT ang telah memberikan kita ilmu berfikir sehingga pada kesempatan kali ini saya telah menyelesaikan salah satu tugas saya di kampus, sholawat serta salam marilah kita curah limpahkan kepada junjungan kita semua nabi besar umat islam baginda Rasulullah Muhammad SAW kepada beliau, keluarga, para sahabat dan entunya kita sebagai umatnya yang insyaAllah selalu istiqomah pada ajarannya.

   Pada blog kali ini yaitu pembahasan tentang Kewirausahaan lebih tepatnya lagi akan membahas tentang "Kerangka Berfikir dalam Membina Relasi untuk Kerjasama Usaha" semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, selamat membaca.

Ø Definisi Kerangka Berfikir
Pengertian Kerangka Berpikir adalah penjelasan sementara terhadap suatu gejala yang menjadi objek permasalahan kita. Kerangka berpikir ini disusun dengan berdasarkan pada tinjauan pustaka dan hasil penelitian yang relevan atau terkait. Kerangka berpikir ini merupakan suatu argumentasi kita dalam merumuskan hipotesis. Dalam merumuskan suatu hipotesis, argumentasi kerangka berpikir menggunakan logika deduktif (untuk metode kuantitatif) dengan memakai pengetahuan ilmiah sebagai premis premis dasarnya.
Suatu usaha atau bisnis akan mampu berjalan dengan sangat baik apabila memiliki konsep yang matang, produk yang banyak dicari pelanggan, pelayanan yang dapat mendatangkan banyak pelanggan dan juga memiliki relasi dengan banyak pihak. Relasi disini bukan hanya sekedar mereka yang berinvestasi terhadap bisnis kita, namun relasi disini bisa juga adalah orang lain yang sebelumnya belum pernah kita kenal. Kita harus mampu menjalin relasi yang baik dengan banyak orang. Ini akan membantu kita dalam mengembangkan bisnis kita kedepannya. Bagaimana menjalin suatu relasi atau hubungan yang baik demi kelangsungan bisnis kita? Berikut ini adalah 5 tips yang dapat kami bagikan kepada para pembaca:


Ø Membina Relasi untuk Kerjasama Usaha
1. Bergabung dengan suatu komunitas
Memiliki suatu relasi sangatlah dibutuhkan dalam membangun sebuah bisnis. Ini bukan semata – mata untuk mendapatkan banyak pelanggan dan menghasilkan banyak uang dari mereka. Tapi lebih dari itu, yaitu menjalin komunikasi atau silaturahmi antar sesama pebisnis atau yang lainnya. Anda bisa ikut bergabung dengan suatu komunitas bisnis yang sesuai dengan bidang Anda. Atau Anda bisa membuat suatu komunitas Anda sendiri bersama teman – teman sesama pebisnis. Dengan begitu Anda akan menemukan banyak relasi disana, dan itu tentu saja akan membawa dampak yang sangat bagus untuk bisnis Anda.
2. Membuat komunitas untuk pelanggan
Bukan hanya Anda sebagai pemilik bisnis yang membutuhkan suatu relasi untuk kelangsungan bisnis Anda. Pelanggan Anda tentu saja juga membutuhkan hal tersebut. Mereka juga ingin memiliki hubungan yang baik dengan pelanggan lainnya. Cobalah untuk membuat sebuah komunitas yang berisikan pelanggan – pelanggan Anda. Dari sana, Anda juga akan menjadi lebih dekat dengan para pelanggan Anda. Ketika itu terjadi, Anda akan tahu apa yang pelanggan Anda inginkan dan harapkan dari bisnis Anda. Dan ini akan menjadi masukan bagi Anda dalam mengembangkan bisnis tersebut.
3. Membangun hubungan dengan pelanggan lama
Baik dengan pelanggan baru atau pelanggan lama, Anda harus menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Bisa dibilang pelanggan lama adalah pelanggan yang sangat berpotensial untuk bisnis Anda. Jangan sia – siakan kesempatan untuk terus menjalin komunikasi dengan semua pelanggan Anda. Anda bisa mendapatkan banyak masukan dari mereka yang akan membantu mengembangkan bisnis Anda.
4. Menghadiri acara diluar jam kerja
Salah satu cara mendapatkan relasi untuk bisnis Anda adalah dengan menghadiri suatu acara diluar jam kerja. Entah itu kembali acara komunitas lain, acara seminar atau yang lainnya. Ini akan membuat Anda mengenal banyak orang yang sebelumnya tidak Anda kenal. Disana Anda bisa saling berbagi cerita dan pengalaman dengan banyak orang. Jika memang seminar atau komunitas tersebut tidak ada hubungannya dengan bisnis Anda, itu tidak menjadi masalah. Karena, jika Anda dapat melebur dengan banyak kalangan itu menjadi nilai lebih untuk Anda.
5. Bekerjasama dengan pihak lain
Dalam suatu bisnis, bekerjasama dengan orang lain adalah hal yang diharuskan. Bukan hanya kita akan mendapatkan ilmu baru dan berbeda, pengalaman yang banyak, namun juga keuntungan untuk bisnis kita kedepannya. Ketika kita mampu menjalin suatu hubungan kerjasama yang baik dengan banyak orang. Itu artinya akan ada banyak orang yang akan membantu kita dan bisnis kita. Jangan biarkan kesempatan untuk bekerjasama dengan pihak lain terlewatkan.

Semoga Bermanfaat.............!!!




Minggu, 22 Oktober 2017

Cara menentukan Anggaran Perusahaan

Assalamu'alaikum Warohmaullahi Wabarokatu.


   Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT ang telah memberikan kita ilmu berfikir sehingga pada kesempatan kali ini saya telah menyelesaikan salah satu tugas saya di kampus, sholawat serta salam marilah kita curah limpahkan kepada junjungan kita semua nabi besar umat islam baginda Rasulullah Muhammad SAW kepada beliau, keluarga, para sahabat dan entunya kita sebagai umatnya yang insyaAllah selalu istiqomah pada ajarannya.
   Pada blog kali ini yaitu pembahasan tentang Kewirausahaan lebih tepatnya lagi akan membahas tentang "Cara Menentukan Anggaran Perusahaan" semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, selamat membaca.


1.    Pengertian
Anggaran perusahaan adalah suatu proses perencanaan dan pengendalian kegiatan suatu operasi perusahaan yang dinyatakan dalam suatu kegiatan operasi suatu perusahaan, yang dinyatakan dalam suatu kegiatan dalam satuan uang yang bertujuan untuk memproyeksikan operasi perusahaan tersebut dalam proyeksi keuangan.

2. Berdasarkan ruang lingkup/ investasi perusahaan, anggaran dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
a. Anggaran parsiall, yaitu anggaran yang ruang lingkupnya terbatas,misalnya anggaran untuk bidang produksi atau bidang keuangan saja.
b. Anggaran Komprehensif, yaitu anggaran dengan ruang lingkup menyeluruh karena kegiatannya meliputi seluruh aktivitas perusahaan dibidang marketing,produksi, keuangan, personalia dan administrasi.

3.   Berdasarkan fleksibelitasnya, anggaran dibedakan menjadi :
a. Anggaran Tetap (fixed budget), adalah anggaran yang disusun untuk periode tertentu dengan volume yang sudah ditentukan dan berdasarkan volume tersebut disusun rencana mengenai revenue, cost dan expense.
b. Anggaran kontinyu (continues budget), adalah anggaran yang disusun untuk periode waktu tertentu dan berdasarkam volume tersebut diperkirakan besarnya revenue, cost dan expense, namun secara periodik dilakukan penilaian kembali.

4.    Tujuan penyusunan anggaran bagi perusahaan
a.  Menyatakan harapan dan sasaran perusahaan secara jelas dan formal
b.  Untuk mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak terkait
c. Untuk menyediakan rencana terinci mengenai aktivitas dngan maksud mengurangi ketidakpastian dan memberikan pengarahan yang lebih jelas
d.  Untuk mengoordinasikan cara yang di tempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya
e.  Untuk menyediakan alat ukur dan mengendalikan kinerja individu dan kelompok

5.    Faktor-Faktor yang mempengaruhi anggaran perusahaan
a.    Faktor Intern
yaitu data, informasi dan pengalaman yang terdapat didalam perusahaan sendiri. Contohnya karyawan, modal, sumber daya, upah karyawan, penjualan tahun lau, kapasitas produksi, dll
b.    Faktor Ekstern
yaitu data, informasi dan pengalaman yangterdapat diluar perusahaan, tetapi dirasa mempunyai pengaruh terhadap kehidupan perusahaan.
Contoh : persaingan, tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat penghasilan, tingkat pendidikan masyarakat, agama, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat, perekonomian national maupun internasional, kemajuan teknologi dan berbagai kebijakan
pemerintah.


Modal Usaha :
Modal Usaha Pribadi Hapipi                                                  Rp. 1.500.000
Modal Usaha dari Keluarga                                                    Rp.    500.000
Total Modal Perusahaan                                                         Rp. 2.000.000

Biaya Produksi :
No
Keterangan
Jumlah
/unit
Harga Satuan
Total harga
1
Biaya Bahan Baku




Singkong  
30 Kg
Rp  5.000
Rp 150.000

Minyak Goreng
30 Ltr
Rp 20.000
Rp 600.000

Perisai Makanan
1 Pcs
Rp 10.000
Rp   10.000

Kantong Plastik (Polipropilen)
30 Pcs
Rp  5.000
Rp 150.000

Garam
1 Bal
Rp 20.000
Rp   20.000

Gula Pasir
15 Kg
Rp 12.000
Rp 180.000
2.
Biaya Bahan Penolong




Kapur Sirih
5 Pcs
Rp. 10.000
Rp 50.0000
3.
Biaya Peralatan




Gunting
3
Rp 10.000
Rp  30.000

Pisau dan Talenan
3
Rp 10.000
Rp  30.000

Timbangan dan Literan Air
1
Rp 15.000
Rp  15.000

Pisau Serutan (Shicer)
3
Rp   5.000
Rp  15.000

Wajan
1
Rp 10.000
Rp  10.000

Baskom
1
Rp 10.000
Rp  10.000

Sodet/Serok
3
Rp   3.000
Rp    9.000

Keranjang Peniris
3
Rp   3.000
Rp    9.000

Pengemas Plastik (Senler)
1
Rp 20.000
Rp  60.000
4.
Biaya Tenaga Kerja


-





Total Biaya Produksi


Rp 1.473.000


Biaya Operasional :
No
Keterangan
Jumlah
/unit
Harga Satuan
Total harga
1
Biaya Pemasaran




Pulsa dan Internet
Untuk 1 Bln
-
Rp   80.000

Label
900 Pcs
-
Rp 100.000
2.
Biaya Administrasi dan Umum




Cetak laporan
-
Rp  10.000

Administrasi
-
-
Rp  17.000
3.
Biaya Lain-lain  




Listrik dan Air
Untuk 1 Bln
-
Rp 100.000

Total Biaya Produksi


Rp 507.000


Biaya Pokok Penjualan + Harga Jual :
Kripik Singkong
Biaya Pokok :
·         Bahan baku
Rp 1.235.000
·         Biaya tenaga kerja
-
·         Biaya bahan penolong
Rp      50.000
·         Biaya operasional
Rp    507.000
·         Biaya peralatan
Rp    188.000
Total HPP
Rp 1.980.000
HPP/pcs
Rp      66.000
Laba 31,5%/ pcs
Rp      24.000
Harga Jual/pcs
Rp      90.000



Kripik Singkong Hap12
Laporan Laba Rugi Kripik Singkong
Bulan Januari 2018

Pendapatan :


·         Penjualan
Rp 2.700.000
Total Pendapatan Tunai

Rp 2.700.000
Biaya-biaya :


·         Biaya Baku
Rp 1.235.000

·         Biaya Penolong
Rp      50.000

·         Biya Opersaional
Rp    507.000

·         Biaya Karyawan
Rp    188.000

·         Pengembalian Modal Keluarga
-

Total biaya

(Rp 1.980.000 )
Laba bersih

Rp     720.000
Bagi Hasil  Pribadi (75%)

Rp     540.000
Bagi Hasil Keluarga (25%)

Rp     180.000


Kripik Singkong Hap12
Laporan Perubahan Modal Kripik Singkong
Bulan Januari 2018
Modal Awal

Rp 2.000.000
L/R
Rp    720.000
Prive

Modal Akhir

Rp 2.720.000



 Kripik Singkong Hap12
Laporan Arus Kas Kripik Singkong
Bulan Januari 2018
Keterangan
jumlah
total
Aliran kas dari aktivitas operasi


Aliran kas masuk :


Penerimaan Penjualan Tunai
Rp 2.700.000
Penerimaan Piutang

   Jumlah

Rp 2.700.000
Aliran Kas Keluar :

Biaya Bahan Baku
Rp 1.235.000
Biaya Penolong
Rp      50.000

Air dan  Listrik
Rp    100.000
Pemasaran
Rp    380.000
Administrasi
Rp      17.000
Cetak Laporan
Rp      10.000
Karyawan/Tenaga Kerja
-
Peralatan
Rp    188.000
   Jumlah

Rp 1.980.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp     720.000
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk

Modal Gunadarma
Rp 1.500.000
Modal Terang Benderang
Rp    500.000
   Jumlah

Rp 2.000.000
Aliran Kas Keluar

Pengembalian Keluarga
-
Pembagian Laba Bersih Pihak Keluarga
Rp   180.000
   Jumlah

Rp    180.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp 1.820.000
Kenaikan Bersih Kas selama Periode Januari 2018

Rp 2.540.000
Saldo Awal Kas 01 Januari 2018

Saldo Akhir Kas 30 Januari 2018

Rp 2.540.000


Biaya pokok penjualan + harga jual

Kripik Singkong
Biaya Pokok :
·         Bahan baku
Rp 1.605.000
·         Biaya tenaga kerja
Rp    300.000
·         Biaya bahan penolong
Rp      65.000
·         Biaya operasional
Rp    529.000
·         Biaya peralatan
-
·         Biaya Listrik dan Air
Rp    130.000
Total HPP
Rp 2.629.600
HPP/pcs
Rp      88.000 (87.653,3)
Laba 30,7% pcs
Rp      27.000
Harga Jual/pcs
Rp    115.000



 Kripik Singkong Hap12
Laporan Laba Rugi Kripik Singkong
Bulan Februari 2018
Pendapatan :


·         Penjualan
Rp 3.450.000
Total Pendapatan Tunai

Rp 3.450.000
Biaya-biaya :


·         Biaya Baku
Rp 1.605.000

·         Biaya Penolong
Rp      65.000

·         Biya Opersaional
Rp    529.100

·         Biaya Listrik dan Air
Rp    130.000

·         Biaya Karyawan
Rp    300.000

·         Pengembalian Modal Keluarga
-

Total biaya

(Rp 2.629.600 )
Laba bersih

Rp     820.400
Bagi Hasil  Pribadi (75%)

Rp     615.300
Bagi Hasil Keluarga (25%)

Rp     205.100



 Kripik Singkong Hap12
Laporan Perubahan Modal Kripik Singkong
Bulan Februari 2018
Modal Awal

Rp 2.540.000
L/R
Rp    820.400
Prive

Modal Akhir

Rp 3.360.400



  Kripik Singkong Hap12
Laporan Arus Kas Kripik Singkong
Bulan Februari 2018
Keterangan
jumlah
Total
Aliran kas dari aktivitas operasi


Aliran kas masuk :


Penerimaan Penjualan Tunai
Rp 3.450.000
Penerimaan Piutang

   Jumlah

Rp 3.450.000
Aliran Kas Keluar :

Biaya Bahan Baku
Rp 1.605.500
Biaya Penolong
Rp      65.000

Air dan  Listrik
Rp    130.000
Pemasaran
Rp    494.000
Administrasi
Rp      22.100
Cetak Laporan
Rp      13.000
Karyawan/Tenaga Kerja
Rp    300.000
Peralatan
-
   Jumlah

Rp 2.629.600
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp     820.400
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk

Modal Gunadarma
-
Modal Terang Benderang
-
   Jumlah

-
Aliran Kas Keluar

Pengembalian Keluarga
Rp   300.000
Pembagian Laba Bersih Pihak Keluarga
Rp   205.100
   Jumlah

Rp    505.100
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp    505.100
Kenaikan Bersih Kas selama Periode Januari 2018

Rp    315.300
Saldo Awal Kas 01 Januari 2018

Rp 2.540.000
Saldo Akhir Kas 30 Januari 2018

Rp 2.855.000



Biaya pokok penjualan + harga jual

Kripik Singkong
Biaya Pokok :
·         Bahan baku
Rp 1.787.000
·         Biaya tenaga kerja
Rp    300.000
·         Biaya bahan penolong
Rp      85.000
·         Biaya operasional
Rp    680.000
·         Biaya peralatan
-
·         Biaya Listrik dan Air
Rp    148.000
Total HPP
Rp 3.000.000
HPP/pcs
Rp    100.000
Laba 30% pcs
Rp      30.000
Harga Jual/pcs
Rp    130.000



  Kripik Singkong Hap12
Laporan Laba Rugi Kripik Singkong
Bulan Maret 2018
Pendapatan :


·         Penjualan
Rp 3.900.000
Total Pendapatan Tunai

Rp 3.900.000
Biaya-biaya :


·         Biaya Baku
Rp 1.787.000

·         Biaya Penolong
Rp      85.000

·         Biya Opersaional
Rp    680.000

·         Biaya Listrik dan Air
Rp    148.000

·         Biaya Karyawan
Rp    300.000

·         Pengembalian Modal Keluarga
-

Total biaya

(Rp 3.000.000 )
Laba bersih

Rp     900.000
Bagi Hasil  Pribadi (75%)

Rp     675.000
Bagi Hasil Keluarga (25%)

Rp     225.000



Kripik Singkong Hap12
Laporan Perubahan Modal Kripik Singkong
Bulan Maret 2018
Modal Awal

Rp 2.855.300
L/R
Rp    900.000
Prive

Modal Akhir

Rp 3.755.000



 Kripik Singkong Hap12
Laporan Arus Kas Kripik Singkong
Bulan Maret 2018
Keterangan
jumlah
Total
Aliran kas dari aktivitas operasi


Aliran kas masuk :


Penerimaan Penjualan Tunai
Rp 3.900.000
Penerimaan Piutang

   Jumlah

Rp 3.900.000
Aliran Kas Keluar :

Biaya Bahan Baku
Rp 1.787.000
Biaya Penolong
Rp      85.000

Biaya Operasional
Rp    680.000

Air dan  Listrik
Rp    148.000
Karyawan/Tenaga Kerja
Rp    300.000
Peralatan
-
   Jumlah

Rp 3.000.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp     900.000
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk

Modal Gunadarma
-
Modal Terang Benderang
-
   Jumlah

-
Aliran Kas Keluar

Pengembalian Keluarga
Rp   200.000
Pembagian Laba Bersih Pihak Keluarga
Rp   225.000
   Jumlah

Rp    425.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp    425.000
Kenaikan Bersih Kas selama Periode Januari 2018

Rp    475.000
Saldo Awal Kas 01 Januari 2018

Rp 2.855.300
Saldo Akhir Kas 30 Januari 2018

Rp 3.330.300

 Semoga Bermanfaat....!!!!!!